PENGALAMAN ON THE JOB TRAINING
PLN ANGKATAN 71
Assalamualaikum wr wb.
"Sebelum membaca blog singkat ini, aku ga bosan buat ingetin kalian untuk jaga Kesehatan, physical distancing dan selalu pakai masker ketika beraktivitas diluar."
Blog kali ini, aku mau berbagi cerita tentang pengalaman On The Job Training PLN Group tahun 2020. Oh ya, blog ini sifatnya bersambung yah, jadi buat kalian yang belum baca blog ria sebelumnya, silakan dibaca dulu yaa.
On The Job Training atau sering disebut OJT merupakan tahapan akhir dari proses rekrutmen PLN agar calon pegawai dapat diterima sebagai pegawai resmi PT PLN (Persero). Proses yang harus diikutin setelah lulus tahap wawancara dan pemberkasan antara lain:
1. Kesamaptaan selama 10 hari
2. Diklat Pengenalan Perusahaan selama 7 hari
3. Diklat Pembidangan hampir selama 2 bulan
4. OJT selama 6 Bulan
Kurang lebih sekitar 9 bulan lah tirakatnya kita buat dapetin selembar kertas kramat (SK). Serangkaian program ini kami dijuluki “SISWA” agar bisa resmi diterima sebagai pegawai. Bisa jadi kata “SISWA” menempatkan kami bagi calon pegawai PLN group untuk mau belajar dan memulai sesuatu hal yang baru. Serangkaian Program OJT ini diharapkan siswa mampu memenuhi kebutuhan kompetensi pada proyeksi jabatan yang dimiliki siswa, sehingga dapat memenuhi persyaratan kebutuhan kompetensi jabatan.
Pasca diumumkannya penempatan wilayah OJT, dengan rasa syukur aku ditempatkan pada wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya. Jujur aja, pertama kali diumumkan penempatan OJT di Jakarta, aku sedikit kaget karena ekspektasiku selalu Disjateng dan Disjatim. Bahkan kalo misal ditempatkan di luar jawa sebenarnya udah terima saja. Cuma nama “Jakarta” sama sekali tidak terlintas dibenak. OJT kali ini dimulai pada tanggal 7 Februari 2020. Kondisi pada masa itu, Indonesia mulai diributkan masalah Pandemi Covid dan Banjir. Banyak senior yang bilang, bahwa angkatan 70an ini menjadi angkatan Corona.
Memulai hidup di Jakarta memang tidak semudah orang bilang. Meski begitu, rasanya bersyukur memiliki banyak rekan kerja yang saling support untuk anak bawang sepertiku. Bangga rasanya bisa merasakan hal baru di kota baru yang sama sekali belum pernah terpikirkan.
“Pesenku satu, merantau tidak membuat kita menjadi jauh dari keluarga. Merantau adalah bagian dari ibadah kita, karena dengan merantau kita akan belajar mengerti perjuangan yang sesungguhnya” (Ria)
Berhubung aku OJT di tingkat
Unit Induk, aku mengerjakan beberapa kegiatan yang sifatnya makro seperti olah
data dan membantu mengonsep beberapa ide kreatif pemasaran. Pekerjaan yang sifatnya
makro nyatanya kurang memenuhi seluruh kriteria unjuk kerjaku. Pada saat itu
aku konsultasi dengan mentorku untuk memutuskan belajar di Unit Pelaksana. Finally,
usulanku tersebut disetujui oleh beliau. PLN UP3 Menteng merupakan unit pertama
dimana aku memulai belajar seluruh proses bisnis Niaga dan Pelayanan Pelanggan.
Fyi, proses bisnis di Niaga ini telah diatur dalam Peraturan Direksi yang terdiri dari 3 hal antara lain Pelayanan Pelanggan, Baca Meter dan Penagihan. Pada hal ini, aku berfokus pada fungsi pertama yaitu pelayanan pelanggan. Kegiatan OJT yang biasanya kulakuin di UP3 Menteng antara lain:
1. Membantu melayani permohonan pelanggan melalui Loket Pelayanan Pelanggan
2. Membantu proses cetak Perintah Kerja Penyambungan
3. Probing ke pelanggan-pelanggan Easy Get Electricy (EGE) dan probing ke pelanggan premium
4. dan membantu beberapa kegiatan olah data
Setelah menjelajah di Menteng kurang lebih 2 bulan lamanya, aku melipir ke perbatasan Jakarta dan Tangerang yaitu UP3 Bintaro. Tingkat kompleksitas kerjaan yang berbanding terbalik dengan Menteng. Menteng dengan pelanggan VIP Ring 1 sedangkan UP3 Bintaro kompleks dengan pelanggan rumah tangga tentu membuat proses bisnis kedua unit tersebut berbeda Beberapa kegiatan yang aku lakukan di UP3 Bintaro, antara lain:
1. Membantu melayani permohonan pelanggan melalui loket pelayanan
2. Pemasaran Keliling di Pasar Cipadu (berhubung waktu itu ada program diskon tambah daya Super WoW dan Super Merdeka UMKM)
3. Blasting promotion melalui SMS Blast
4. Membantu rekan OJT 73 yang lagi ada PA tentang program SPASI (Sistem Pelayanan Digitalisasi) Bintaro
Banyak hal yang aku pelajari pada
saat OJT. Bersyukur banget, OJT kali ini aku belajar tentang MAKRO dan MIKRO
nya PLN. Belajar mulai dari proses bisnis paling awal. Ilmu makro aku belajar
di PLN tingkat Unit Induk, sedangkan ilmu mikro aku belajar banyak di unit
pelaksana. Meskipun begitu, aku dituntut banyak belajar di PLN, insyaAllah
tidak akan pernah merasa puas atas ilmu.
Puncak dari kegiatan OJT adalah
UJI AKHIR Project Assigment. Fyi aja nih, judul Project Akhir ku adalah “New Marketing Strategy Kategori Tarif BIR (Bisnis,
Industri dan Rumah Tangga) sebagai Upaya Peningkatan Penjualan PLN UID Jakarta
Raya pada Masa Pandemi”. Saran aja buat rekan-rekan OJT Angkatan selanjutnya,
perbanyak materi dan kuasai isi PA mu, kalo bisa sih PA mu bisa di
implementasikan di unit dan mempengaruhi KPI unit ditempat kalian OJT. PA yang
bagus bukan dilihat dari banyaknya halaman melainkan sistematika penulisan, isu
strategis yang jelas, metode analisa yang jelas dan tentu berdampak nyata.
Selama masa OJT ini tidak lepas mentoring dari mentor 2 ku, beliau adalah Pak Bobby Cristya Surya. Bersyukur mengenal sosok yang sangat cerdas seperti beliau. Sosok yang selalu membimbing tanpa kenal waktu. Beliau selalu mempercayaiku akan semua penugasan yang diberikan. Sayangnya H-1 minggu uji akhir, beliau mendapatkan penugasan baru. Beliau dipromosikan menjadi Manager UP3 Bali Utara. Wish you luck pak bob, terima kasih atas bimbingan bapak selama ini.
Selain itu, perbanyak berdoa dan terus berbakti pada orang tua. Sejauh apapun kita merantau dan setinggi apapun jabatan kita, jangan sampai melupakan asal dimana kita berada. Blog ini dibaca mungkin 10 tahun lagi yang mungkin semua rekanku sudah duduk di meja manajemen atas. Barakallah Amin.
Oiya dengan rasa bangga, aku memperkenalkan rekan-rekan OJT ku nih, ada Neisya (PLN UP3 Bulungan), Mustofa (PLN UP3 Cempaka Putih), Aufa (PLN UP3 Cempaka Putih), Satrio (SDM UID Jaya), Kevin (GA UID Jaya), Taufiq (UP2D), Reva (Konstruksi UID Jaya), Rifqi (PLN UP3 Pondok Gede), Hanafi (PLN UP3 Ciracas), Ihsan (PLN UP3 Kebon Jeruk), Rofiq (PLN UP3 Pondok Kopi) dan Hasbi (PLN UP3 Menteng).
Sekian dulu yaa… semoga pengalamanku ini bisa sedikit
memotivasi dan bermanfaat bagi kalian yang membaca.





Komentar
Posting Komentar